Selasa, 01 Mei 2012

7 AIRPORT YANG BERBAHAYA

1. BANDARA COURCHEVEL, PERANCIS


Courchevel adalah nama tempat olahraga ski di pegunungan Alpen, Perancis. Bandara ini memiliki landasan pacu sepanjang 1.700 kaki yang menyerupai lereng ski, pendeknya landasan yang hanya 525 m dan derajat kemiringan sampai 18.5%. . Pilot harus memilih untuk mendarat dari sisi paling rendah dan kebalikannya ketika akan take off. Untuk mendarat di bandara ini hanya pilot dengan kriteria tertentu yang diperbolehkan. 


2. BANDARA INTERNASIONAL DON MUANG, THAILAND
Sepintas tidak ada yang aneh dari airport yang memiliki 2 landasan pacu ini. Tapi, tahukah anda bahwa di antara kedua landasan terdapat lapangan golf 18-hole?! Entah dengan pertimbangan apa mereka membuat lapangan golf ini, tapi yang jelas, setiap pilot akan ketakutan ketika tiba-tiba ada yang berhasil 'hole in one' ke lubang mesin pesawat.

 
3. BANDARA GIBRALTAR
Kurangnya tanah kosong di wilayah Gibraltar mengharuskan pesawat berbagi landasan dengan jalan tol umum. Pada foto di atas; sebelah kiri adalah pemandangan ketika jalan tol dipadati kendaraan lalul lalang, sebelah kanan adalah pemandangan ketika sebuah pesawat mendarat dan kendaraan harus mengalah.

4. BANDARA JUANCHO E.YRAUSQUIN, ANTILLEN - BELANDA
Bandara ini memiliki landasan yang cukup pendek, 1.300 kaki. Bahaya datang dari kondisi geografis dari airport itu sendiri, di satu sisi bukit yang tinggi dan dikedua ujung landasan terdapat jurang yang langsung menuju lautan. Sebelum menuju bandara ini,tentunya pilot harus serius memeriksa rem roda pesawat dan menyediakan baju pelampung besar bagi pesawatnya jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Juancho E. Yrausquin Airport adalah satu-satunya airport pulau Saba di kepulauan Karibia. Di ujung landasan terdapat huruf X besar yang menandakan bahwa airport ini tidak untuk penerbangan komersial.


5. BANDARA BARRA, KEPULAUAN HEBRIDEAN, SKOTLANDIA
 
Airport ini merupakan airport satu-satunya di dunia yang memakai pantai sebagai landasannya. Bandara ini tidak memiliki garis di landasan pacunya. Setiap kali dibuat garis akan terhapus jika air laut pasang, begitu pula dengan landasannya. Bandara yang rata-rata dikunjungi 1000 penerbangan pertahun ini berlokasi di atas pantai yang berpasir dan hanya bisa digunakan ketika air laut surut. Saat menjelang malam hari, beberapa mobil akan di parkir dengan lampu yang menyala untuk membantu pilot.



6. BANDARA TENZING HILLARY, NEPAL
 
Bandara yang terletak di bagian timur wilayah Nepal ini memiliki panjang landasan 1.729 kaki, dan terletak di ketinggian 2.860 meter di atas permukaan laut, jadi hampir tidak ada kekuatan yang cukup untuk tinggal landas. Pilot harus membuat perhitungan yang tepat sebelum take off, atau pesawatnya akan mencium kaki gunung di depannya.


7. PRINCESS JULIANA INTERNATIONAL AIRPORT, SAINT MARTIN


Meskipun belum pernah ada kecelakaan serius yang mengakibatkan korban jiwa, tetapi baik saat tinggal landas maupun saat mendarat semburan jet dari pesawat-pesawat tersebut dapat menyebabkan kecelakaan fatal bagi turis yang berada di sekitarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar